Posts

Showing posts from September, 2020

Pengertian Pecalang ? Dasar Aturan Dan Kiprah Pokok Pecalang

Image
Pecalang  adalah seseorang yang diperintahkan untuk memantau keselamatan desa adatnya Apa yang dimaksud dengan Pecalang ? . simak ulasan di bawah ini. Pengertian Apa itu Pecalang ? Secara etimologi Pecalang berasal dari kata “Celang” yang berarti amat tajam indranya, baik penglihatan, pandangan, penciuman, maupun ketajaman pikirannya dalam mengambil keputusan.    Dalam pemahaman yang luas, Pecalang yakni satuan petugas keselamatan tradisional penduduk di Bali yang memiliki kewenangan  mempertahankan keselamatan dan ketertiban kawasan Desa Pakraman. Pecalang ialah bentuk kearifan setempat yang ada di Bali. Dasar Hukum Peraturan yang menertibkan Keberadaan Pecalang. Keberadaan Pecalang di Desa Pakraman dikelola dengan PERDA Nomor 3 Tahun 2003, Bab X Pasal 17 (tentang Desa Pakraman).  Jika mengacu terhadap UU maka Pecalang ialah bentuk-bentuk pengawalan swakarsa . Sebagaimana  Undang-Undang No. 2/2002 wacana Kepolisian Negara Republik Indonesia. Pasal 3 ayat (1) menyatakan bahwa : “Pen

Pengertian Sumber, Bukti Dan Fakta Sejarah

Image
Sumber lisan merupakan informasi eksklusif dari para pelaku atau saksi mata dari bencana yang terjadi di masa lampau. Misalnya, seorang anggota Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) yang pernah ikut Serangan Umum menceritakan bencana yang dialami terhadap orang lain, apa yang dialami dan dilihat serta yang dilakukannya merupakan penuturan ekspresi (sumber lisan) yang sanggup dipakai untuk materi observasi sejarah.  Dapat juga berupa penuturan penduduk di sekeliling kota Yogyakarta di saat 1 Maret 1949 yang ikut melihat Serangan Umum tersebut, penuturannya juga sanggup dikategorikan selaku sumber lisan. Jika sumber ekspresi berupa dongeng rakyat (folklore), maka perlu dicermati kebenarannya alasannya merupakan sarat dengan banyak sekali mitos. 3. Sumber Sejarah Berupa Benda Sumber benda merupakan sumber sejarah yang diperoleh dari peninggalan benda-benda kebudayaan, misalnya, alat-alat atau benda budaya, seumpama kapak, gerabah, perhiasan, manik-manik, candi, dan patung. Sumber-

Apa Saja Ciri-Ciri Penduduk Praaksara ?

Image
Ciri-Ciri Masyarakat Praaksara - Setelah nenek moyang kita tiba di Nusantara dan menetap, mereka meninggalkan tradisi, hukum kemasyarakatan, serta religi yang ditaati oleh  mereka dan anak keturunannya. Tradisi tersebut diwariskan terhadap penduduk hingga kini ini. Ciri-Ciri Masyarakat Praaksara di Indonesia sanggup kita telusuri dari beberapa kesanggupan dan teladan interaksi sosial nenek moyang kita sebelum mengenal goresan pena dan sebelum terpengaruh budaya Hindu-Buddha.    Brandes menggolongkan bebrapa ciri-ciri penduduk praaksara selaku berikut: A. Kemampuan Berlayar Nenek moyang bangsa Indonesia tiba dari Yunan sebelum Masehi. Mereka sudah cerdas mengarungi bahari dan mesti menggunakan bahtera untuk hingga di Indonesia. Kemampuan berlayar ini dikembangkan di tanah baru, yakni di Nusantara, mengingat keadaan geografi di Nusantara terdiri banyak pulau. Kondisi ini mewajibkan menggunakan bahtera untuk meraih kepulauan lainnya. Salah satu ciri bahtera yang dipergunakan nenek mo

Biografi Sejarah Hidup Ibnu Khaldun

Image
Ibnu Khaldun , nama lengkapnya merupakan Abdurrahman Zaid Waliuddin bin Khaldun merupakan seorang sejarawan muslim dari Tunisia dan sering disebut selaku bapak pendiri ilmu historiografi, sosiologi, dan ekonomi. Karyanya yang kondang merupakan Muqaddimah (Pendahuluan/Pengantar).  Ibnu Khaldun lahir di Tunisia pada tanggal 1 Ramadhan 732 H, bertepatan dengan tanggal 27 Mei 1332 M.  Nama kecilnya merupakan Abdurrahman, sedangkan Abu Zaid merupakan nama panggilan keluarga, lantaran dihubungkan dengan anaknya yang sulung. Waliuddin merupakan kehormatan dan kebesaran yang dianugerahkan oleh Raja Mesir di saat ia diangkat menjadi Ketua Pengadilan di Mesir.  Asal-usul Ibnuu Khaldun menurut Ibnuu Hazm, seorang ulama Andalusia yang wafat tahun 457 H/1065 M, disebutkan bahwa: Keluarga Ibnuu Khaldun berasal dari Hadramaut di Yaman.  Nenek moyang Ibnuu Khaldun merupakan Khalid bin Usman yang masuk Andalusia (Spanyol) bahu-membahu para penakluk berkebangsaan Arab sekitar kala ke VII M.  Khalid b

Periodisasi Penduduk Indonesia Pada Periode Praaksara

Image
Dari kehidupan penduduk zaman praaksara, kita mendapat warisan berupa alat- alat dari batu, tulang, kayu, dan logam serta lukisan pada dinding-dinding gua. Masa lampau yang cuma meninggalkan jejak-jejak sejarah tersebut menjadi komponen penting dalam kerja keras menuliskan sejarah kehidupan manusia.  Jejak-jejak tersebut mengandung isu yang sanggup dijadikan materi penulisan sejarah dan akan disampaikan dari generasi ke generasi selanjutnya hingga turun temurun. Jejak sejarah yang histories merupakan jejak sejarah yang menurut para luar biasa memiliki isu mengenai kejadian-kejadian historis, sehingga sanggup dipergunakan untuk penulisan sejarah. Adapun Jejak historis ada dua yakni :   Jejak historis berwujud benda dan jejak historis yang berwujud tulisan. Jejak historis berwujud benda merupakan hasil budaya/tradisi di masa kuno, misalnya tradisi zaman Paleolitikum, Mesolitikum, Neolitikum, Megalitikum, dan Perundagian. Periodisasi Masyarakat Indonesia Pada Masa Pra Aksara A. Tradisi