Wajib Ada: Ini Jenis - Jenis Aset di Catatan Keuangan Pribadi

Catatan keuangan pribadi salah satunya diperlukan untuk mengetahui jumlah harta yang dimiliki. Mungkin, jika Anda adalah orang uang hidupnya pas pasan, tanpa Anda menuliskan harta apa saja yang dimiliki, Anda mungkin bisa menghitung sendiri dengan jari. Tetapi, jika Anda adalah orang yang punya harta berlebih, Anda pastinya perlu tahu berapa jumlah harta jika dinominalkan. Apalagi jika Anda adalah seorang pegawai pemerintahan, mempunyai harta adalah resiko terbesar. Ketika Anda tak bisa mempertanggungjawabkan kelebihan harta, maka bisa saja Anda disangka melakukan korupsi.


Anda pastinya tak mau bukan jika Anda dituduh sebagai seorang koruptor hanya gara gara Anda tak mampu menunjukkan catatan keuangan dengan baik. Saat ada aset yang mungkin terlupakan karena saking banyaknya, Anda malah berada dalam masalah. Maka dari itu, mulai sekarang cobalah untuk membuat catatan keuangan pribadi. Mulailah dari mengisikan aset yang dimiliki. Jika Anda bingung, inilah beberapa jenis aset yang bisa masuk ke dalam daftar arus kas masuk catatan keuangan Anda.

Kas

Kas adalah aset yang berwujud uang, baik itu uang dalam bentuk tunai yang Anda simpan di rumah, di dalam dompet, atau uang yang ada di rekening dalam bentuk giro, deposito atau yang lain. Dan kas ini pastinya wajib ada di catatan keuangan pribadi baik itu orang kaya atau orang yang biasa saja.

Aset Berwujud

Dari namanya saja Anda mungkin sudah bisa menebak bahwa aset berwujud adalah harta yang bisa dilihat oleh mata dan tentunya memiliki nilai uang. Tetapi, uang tidaklah termasuk dalam aset berwujud. Contoh dari aset berwujud misalnya, mobil, motor, perhiasaan, tanah dan lain sebagainya.

Aset Tidak Berwujud

Aset yang satu ini adalah kebalikan dari jenis aset yang sebelumnya. Aset tidak berwujud adalah harta yang kasat mata. Meski tidak bisa dilihat tetapi aset ini mampu menghasilkan uang yang banyak. Dan sebagian besar orang kaya pastinya.memiliki aset yang tidak berwujud. Contih dari aset yang tak berwujud adalah saham, royalti dan obligasi.

Aset Cair

Mungkin istilah aset yang satu ini masih terdengar asing di sebagian telinga masyarakat. Aset cair bukanlah aset yang wujudnya cair seperti air. Tetapi aset cair adalah benda yang bisa Anda cairkan dengan cepat dalam bentuk uang tunai dan Anda pun tak akan kehilangan nilai dari benda tersebut. Contoh dari aset cair adalah saham dan obligasi.

Aset Pendapatan Tetap

Orang yang memiliki kelebihan harta juga sering memiliki jenis aset ini. Aset pendapatan tetap adalah aset yang seringkali dipinjamkan dan saat dipinjamkan biasanya aset tersebut akan mendapatkan bunga. Contoh dari aset pendapatan tetap adalah deposito dan beberapa surat berharga. Inilah alasan mengapa surat berharga seringkali dijadikan sebagai jaminan ketika Anda berhutang di bank.

Aset Ekuitas

Aset ini biasanya dimiliki oleh pegawai pegawai yang bekerja di lingkungan pemerintahan. Atau orang yang bekerja di sebuah perusahaan tetapi ia sudah memiliki jabatan yang tinggi seperti pemilik perusahaan. Contoh dari aset ekuitas adalah saham perusahaan, reksadana dan uang pensiun.

Setelah Anda tahu tentang beberapa jenis aset yang biasanya akan ikut dicantumkan dalam bagian arus kas masuk catatan keuangan pribadi, mungkin dari sekarang Anda jadi sudah tahu bagaimana membuat catatan keuangan tersebut. Tetapi, jika Anda tak ingin ribet mengurusi catatan keuangan pribadi, Anda bisa mempercayakan pada aplikasi buku warung. Hanya dengan memasukkan jenis jenis aset yang Anda punya, hitungan soal arus masuk pada catatan keuangan akan segera beres. Jadi, tak ada salahnya percaya pada buku warung supaya catatan keuangan pribadi Anda akurat.

Deskripsi: catatan keuangan pribadi seringkali diminta untuk mengisi tentang aset dan aset ternyata terdiri dari beberapa jenis, misalnya kas, aset berwujud dan lain lain.

Comments

Popular posts from this blog

Latar Belakang Blog Yang Baik

Jejak Sejarah Seni Wayang Wong Surakarta

Jenis Jenis Reksadana Yang Perlu Kamu Ketahui